Memahami Sinyal Tubuh Anak Saat Kekurangan Cairan
Keseimbangan cairan sangat penting bagi kesehatan anak karena tubuh mereka lebih cepat kehilangan air dibanding orang dewasa. Ketika anak mulai kekurangan cairan, tubuh biasanya memberikan tanda-tanda yang bisa dikenali sejak awal. Gejala yang umum termasuk bibir kering, kulit tampak kusam, mata terlihat lelah, dan frekuensi buang air kecil menurun. Orang tua perlu memperhatikan perubahan kecil ini agar dapat segera bertindak.
Selain tanda fisik, perilaku anak juga bisa berubah ketika mengalami kekurangan cairan. Anak mungkin tampak lesu, sulit berkonsentrasi, atau mudah rewel. Dalam kondisi seperti ini, penting untuk segera memberikan air putih atau minuman sehat lainnya untuk membantu memulihkan cairan tubuh. Hindari memberikan minuman manis berlebihan karena tidak membantu hidrasi dengan baik.
Memahami tanda-tanda awal kekurangan cairan membantu mencegah dehidrasi yang lebih parah. Orang tua sebaiknya membiasakan diri untuk memperhatikan kebutuhan air anak, terutama saat cuaca panas atau ketika anak aktif bermain. Dengan perhatian sederhana, kesehatan anak dapat terjaga dengan baik setiap hari.
